Keraton Mangkunegaran

Jl. Ronggowarsito, Keprabon, Banjarsari, Surkarta, Jawa Tengah 57131
Jam Buka: Senin – Jumat Pukul 08:30 – 14:00
Minggu Pukul 08:30 – 13:00
Telepon: (0271) 65643201

Tiket Masuk
Rp. 10.000

Mangkunegaran adalah dinasti yang berasal Mataram. Cikal bakal dari dinasti ini adalah bertahtanya Pangeran Sambernyawa sebagai Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara I. Istana Mangkunegaran didirikan setelah ditandatangani  Perjanjian Salatiga yang membagi wilayah kerajaan Surakarta menjadi dua bagian pada 17 Maret 1757 di Salatiga

Mangkunegaran dinilai memilikki posisi istimewa dalam sistem dan struktur politik Jawa. Hal tersebut dikarenakan beririnya Mangkunegaran merupakan pencapaian luar biasa dari  perjuangan (Ricklefs,1991). Saat itu, Pangeran Sambernyawa yang merupakan cikal bakal Mangkunegaran telah memulai perjuanganya pada usia 16 tahun saat mendapatkan panggilan perjuangan. Pangeran Mangkunegara I ini memiliki keunggulan dalam dunia militer yang cukup teruji. Hal tersebut dibuktikan dengan keberhasilan  Mangkunegara I saat harus melawan  3 kekuatan gabungan sekaligusm, dimana tiga gabungan kekuatan tersebut terdiri dari pasukan Belanda, Pakubuwana III dan Pangeran Mangkubumi.

Keraton Mangkunegaran ini berada di Jalan Ronggowarsito, Solo.. Lokasinya cukup startegis karena cukup dekat dari jalan utama di Solo. Keraton Mangkunegaran sendiri memiliki arsitektur yang cukup menarik, dimana arsitektur dan kebudayaan Jawa dan Eropa digabungkan dan menjadi sebuah mahakarya yang luar  biasa. Keraton Mangkunegaran juga terdiri dari dua bangunan utama, yaitu pendopo dan Dalem. Perlu diketahui bahwa sampai saat ini, Keraton Mangkunegaran memiki pendopo terbesar di Indonesia, yang mana pendopo tersebut hingga kini masih selalu digunakan sebagai tempat untuk resepsi, pertunjukan tari, wayang dan gamelan.

Saat memasuki lingkungan Keraton, hal pertama yang dapat dilihat adalah kolam ikan dengan sebuah patung ditengahnya serta pendopo yang cukup besar. Pada atap pendopo terdapat lukisan bermotif api dengan berbagai warna dimana setiap warna dari api memiliki makna tersendiri. Ketika memasuki pendopo, anda akan disambut oleh patung berwarna emas yang dulunya didatangkan langsung dari Eropa dan Cina. Lantai pendopo juga merupakan marmer yang didatangkan dari Italia.

Bangunan kedua yang dapat dikunjungi selan pendopo adalah Dalem. Dalem ini melingkupi taman beserta beranda yang berfungsi untuk menyambut tamu besar kenegaraan. Di dalam ruang tersebut anda diwajibkan untuk melepas alas kaki yang dikenakan dan telah disediakan kantong plastik yang dapat digunakan untuk membawa alas kaki. Di dalam Dalem terdapat display dari aksesoris emas para raja dan ratu, mahkota, lukisan raja dan ratu beserta keturunan, keris dan beberapa benda pustaka lainya. Selain dalam ruangan, ada juga taman yang sangat asri yang bisa dieksplor.

Di Keraton Mangkunegaran juga isediakan sebuah ruanagn sebagai galeri dari beberapa kerajinan khas Solo seperti Batik yang dapat ibeli oleh pengunjung. selain itu ada pula ramuan dan lulur khusus yang biasa digunakan oleh anggota keluarga keraton yang bisa dibeli..

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *